• Rabu, 30 November 2022

Kanjuruhan Berdarah: PSSI akan Investigasi, Arema Terancam Tak Bisa Jadi Tuan Rumah Sepanjang Musim

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:46 WIB
Logo PSSI
Logo PSSI

 

Koranmemo.com - Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang menyusul kekecewaan suporter Arema menyusul kekalahan yang dialami timnya atas Persebaya Surabaya Sabtu (1/10), membuat PSSI segera menginvestigasi peristiwa tersebut.

Bahkan akibat peristiwa berdarah yang menelan korban jiwa hingga 127 orang meninggal dan 180 orang mengalami luka-luka bisa berdampak kepada Arema FC. Tim kebanggan kera Ngalam itu bisa terancam dilarang menjadi tuan rumah sepanjang musim.

‘’Kami masih menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan dan tentu laporan dari Kepolisian. Namun, dari tayangan video di media sosial yang sudah tersebar di mana-mana terlihat ada kerusuhan setelah wasit meniup peluit panjang. Sekali lagi kami masih menunggu laporan apakah ada korban atau tidak,’’ ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Ditambahkan, panitia pertandingan juga akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti di dalam lapangan. Selain sanksi denda juga tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa laga.

Baca Juga: Diduga Ini Penyebab 127 Suporter Meninggal dan 180 Terluka Akibat Kericuhan di Kanjuruhan

‘’PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,’’ imbuh Yunus, seperti dilansir situs resmi PSSI.

Sementara itu Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing sangat menyesalkan kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang kemudian merembet di area di sekitar stadion.

Seperti diketahui laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) yang berakhir 2-3 akhirnya berakhir ricuh. Ribuan Aremania mengamuk di dalam dan di luar stadion karena tim kesayangan mereka takluk dari Persebaya.

‘’Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti,’’ kata Erwin.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X