• Senin, 8 Agustus 2022

Rem Blong, Nyawa Pasutri Trenggalek Melayang 

- Minggu, 28 November 2021 | 14:54 WIB
Petugas saat mengevakuasi korban kecelakaan  (angga/memo)
Petugas saat mengevakuasi korban kecelakaan (angga/memo)

Trenggalek, koranmemo.com - Pasangan suami istri ( pasutri) di Trenggalek mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Suruh-Dongko, tepatnya di kilometer 17 persen (KM 17 persen). Keduanya terjatuh ke dalam parit dan meninggal dunia.

Kanit Laka Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Singgih Marsudi mengatakan, kecelakaan tunggal itu dialami pemotor dengan nomor polisi AG 2739 YAO.
 
Mereka berboncengan saat terjadi kecelakaan di jalan turunan dari arah Kecamatan Dongko menuju Kecamatan Suruh.

“Kecelakaan tunggal itu masuk di wilayah RT 10/RW 03 Desa Puru Kecamatan Suruh. Dua korban meninggal dunia,” kata dia.
 
 

Singgih menambahkan, kecelakaan tunggal itu terjadi saat pasutri Trisnanto (44) dan Susiyati (43) melaju dari arah Dongko menuju Kecamatan Karangan, tempat tinggal kedua korban. 
 
Sesampai di lokasi kejadian, motor yang dikendarai pasutri tersebut hilang kendali, diduga mengalami rem blong.

Akibatnya, lanjut Singgih, motor yang dikendarai guru di salah satu sekolah dasar di Desa Dongko bersama istrinya itu terjun bebas di jalan menurun tersebut dan mengalami kecelakaan.
 
Kedua korban masuk ke parit setelah sempat menabrak batu kecil di pinggir jalan tersebut.
 
 

“Pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan kendaraan dan menabrak batu di pinggir jalan sehingga masuk ke parit.
 
Diduga sepeda motor mengalami rem blong sehingga mengalami kecelakaan,” imbuhnya.

Nahas, kata Singgih, nyawa kedua pasutri itu tidak tertolong. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
 
 
 
Sementara motor korban juga mengalami kerusakan parah setelah ikut terjatuh dalam parit di pinggir jalan tersebut. Saat ini kasus itu ditangani Unit Laka Satlantas Polres Trenggalek.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor, khususnya roda dua di musim penghujan,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Achmad Saichu
 

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X