• Senin, 26 September 2022

Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Semeru

- Senin, 6 Desember 2021 | 08:07 WIB
Erupsi Gunung Semeru (Foto BNPB)
Erupsi Gunung Semeru (Foto BNPB)

Lumajang, koranmemo.com - Merespons bencana erupsi Gunung Semeru, Bupati Kabupaten Lumajang Thoriqul Haq  menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021.Korba

Baca Juga: Update Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal Dunia: Ini Kecamatan Paling Banyak Korban

Baca Juga: Desa Wisata Nglanggeran Raih Gelar UNWTO Best Tourism Village, Kalahkan 31 Negara di Dunia

Seperti dilansir situs resmi BNPB, Bupati Kabupaten Lumajang juga menetapkan Komando Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru yang dipimpin oleh Komandan Distrik Militer 0821 Lumajang, bersama Komandan Bataliyon Infantri 527 sebagai Wakil Komandan I, Kepala Kepolisian Resor Lumajang sebagai Wakil Komandan II dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang sebagai sekretaris.

Baca Juga: Istri Wali Kota Kediri Sabet Gelar Queen of Mountain KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021

Baca Juga: Babak 8 Besar Liga 3 Jatim: Gasak Persema Malang, Persinga Ngawi Tantang Persedikab 

Hingga Minggu (5/12), pukul 17.30 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis, jumlah korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru sebanyak 14 orang. 

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) BNPB Abdul Muhari Ph.D dalam Konferensi Pers: Perkembangan Hari Kedua Pasca Erupsi Gunung Semeru di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (5/12).

Baca Juga: Tim Rajawali 19 Ringkus 5 Pengedar Narkoba, Sita 16,07 Gram Sabu

Halaman:

Editor: Achmad Saichu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh Pelecehan Sesama Jenis di KRL, Korban Trauma!

Kamis, 1 September 2022 | 20:06 WIB
X