• Senin, 15 Agustus 2022

Kronologi Tragedi Paiton 2003, Kisah Pilu Tewaskan 54 Jiwa Dalam Bus

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:51 WIB
Tragedi Paiton 2003 merupakan peristiwa yang terbesar saat itu, iringan ambulans membawa mereka sampai kerumahnya (instagram.com/@bojotransporthunter_official)
Tragedi Paiton 2003 merupakan peristiwa yang terbesar saat itu, iringan ambulans membawa mereka sampai kerumahnya (instagram.com/@bojotransporthunter_official)

Koranmemo.comTragedi Paiton 2003 yang sudah lama berlalu, kembali hangat dibicarakan masyarakat. Beberapa diantaranya mungkin belum mengetahui kronologi sebenarnya yang menewaskan 54 siswa beserta guru.

Apabila dihitung jari, Tragedi Paiton 2003 terjadi sekitar 13 tahun yang lalu. Peristiwa kelam itu pun masih melekat dipikiran masyarakat sekitar dan keluarga yang mendengarnya dari mulut ke mulut.  

Menurut salah satu orang tua korban, mereka sendiri tidak diberitahu mengenai kronologi yang sebenarnya oleh sekolah. Mereka hanya tahu terjadi kecelakaan dan selebihnya tidak disampaikan, dari ke-54 jenazah Tragedi Paiton 2003 langsung dikirim dari Situbondo ke Yogyakarta.

Jenazah Tragedi Paiton 2003 itu diantaranya ada yang langsung diantarkan ke rumah, tetapi ada pula orangtua yang datang ke sekolah untuk menjemputnya sendiri.

Baca Juga: Kurang Dari 24 Jam, Ibu Pembuang Bayi di Ngasem Diamankan Polisi

“Keluarga sini ada yang jemput di lapangan sekolah situ. Jadi di depan mobil taksi itu sudah ada foto, jadi disuruh cari sendiri-sendiri gitu lo. Sudah ada daftarnya langsung.” Kata salah orang tua korban yang diwawancarai pihak Tanah Jawa.

Kronologi Tragedi Paiton

Kecelakaan itu dialami oleh murid dan guru dari SMK Yapemda 1 Sleman, Yogyakarta yang hendak pulang ke Sleman setelah karyawisata di Bali. Dalam melaksanakan kegiatannya sekolah menggunakan 3 moda transportasi bus yang diantaranya satu bus berisi 54 orang penumpang.

Pada tanggal 10 Oktober 20003, setelah kunjungan wisata ke Bali. Bus nomor 3 selalu tertimpa masalah sepanjang perjalanan pulang, yang pertama mengalami pecah kaca, lalu berlanjut dengan tersangkutnya kabel listrik.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X