• Kamis, 20 Januari 2022

Bupati Kediri Ajak Berdoa untuk Suami Peserta Rabu Ngopi yang Meninggal

- Rabu, 24 November 2021 | 20:47 WIB
acara Rabu Ngopi yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati  (istimewa)
acara Rabu Ngopi yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati  (istimewa)

 



Kediri, koranmemo.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono mengajak semua orang yang ada di dalam Pendopo Panjalu Jayati untuk mendoakan suami salah satu peserta yang meninggal dunia.
 
Doa tersebut dilakukan oleh Bupati Kediri dalam acara Rabu Ngopi, Rabu (24/11). 

Hari Rahayu, peserta Rabu Ngopi asal Desa Tanjung Kecamatan Pagu mengatakan, bahwa suaminya bernama Imam Wahyudi belum lama meninggal karena kebetulan menjadi penanya pertama dalam acara Rabu Ngopi.
 
 
 
Tak hanya itu, dia yang juga ketua Paguyuban UMKM di daerahnya tersebut datang untuk mencari informasi terkait bantuan permodalan untuk pelaku UMKM.

"Kebetulan saya masih sakit, suami saya juga belum lama meninggal tapi saya tetap datang karena saya mewakili teman teman UMKM," katanya. 

Rahayu mengungkapkan, almarhum suaminya tersebut sebelumnya bekerja sebagai tenaga migran di Brunei Darussalam.
 
 
 
Saat itu, suaminya baru satu bulan pulang kampung, lalu meninggal karena mengalami sakit. 
 
Hal tersebut membawa dampak bagi pelaku UMKM di daerahnya karena selama menjadi migran suaminya sering memasarkan produk UMKM dari kampungnya.

"Dulu kalau ada produk UMKM di daerah saya yang mau kirim ke Brunei Darussalam yang menampung dahulu almarhum. Tapi sekarang tidak ada lagi," terangnya. 
 
 
Baca Juga: Tinjau Vaksinasi, Kapolres Nganjuk Borong Tahu Bakar

Mendengar pelaku UMKM yang bercerita tersebut, Mas Dhito menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada Rahayu, lalu menanyakan nama almarhum.
 
Selanjutnya, tanpa diduga dia mengajak semua orang yang ada di pendopo untuk kirim doa bersama kepada almarhum suami Rahayu. 

"Saya ucapkan bela sungkawa dan saya doakan semoga beliau Husnul Khotimah. Saya bisa minta namanya, mari kita meluangkan waktu satu sampai dua menit untuk mendoakan almarhum Imam Wahyudi. Alfatihah," ucapnya.
 
 
Baca Juga: Tuntutan UMK Belum Sesuai, Ratusan Buruh Kembali Demo 

Mendapat perhatian dari Mas Dhito, Rahayu merasa bersyukur karena dia tidak menyangka bahwa orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut memimpin semua orang yang ada di Pendopo untuk mendoakan almarhum suaminya. 

Reporter:Rizky Rusdiyanto
 Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sidak Pasar, Bupati Rini Janji Gelontor 5 Ribu Migor

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:32 WIB

Pusaka Sukses Naikkan Cuan UMKM Hingga 20%

Senin, 17 Januari 2022 | 20:01 WIB
X