• Kamis, 1 Desember 2022

Terima Suap DD, Kajari Pamekasan Dituntut 5 Tahun Penjara

- Senin, 11 Desember 2017 | 21:05 WIB
@f-pengadilan2
@f-pengadilan2

Sidoarjo, koranmemo.com - Rudi Indra Prasetya,  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan dituntut jaksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dengan tuntutan pidana 5 tahun penjara dan denda uang senilai Rp 200 juta dengan subsider 6 bulan.


Di Pengadilan Tipikor Juanda Surabaya, Jaksa KPK, Fitroh Rohcahyanto menuntut terdakwa karena melanggar Pasal 12 dan pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. "Dalam kasus ini, secara terang-terangan, terdakwa menerima suap senilai Rp 250 juta," ujarnya di Pengadilan Tipikor Juanda Surabaya, Senin, (11/12/2017).


Sidang yang diketuai Majelis Hakim, M. Tahsin ini, terdakwa diduga mengamankan dan menghentikan penyelidikan kasus dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Dassok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.


"Untuk menghentikan penyelidikan kasus penyelewengan dana desa untuk pekerjaan pemasangan paving dan pembuatan pagar kantor Desa Dassok, Pamekasan," ujarnya.


Menurutnya, saat itu terdakwa dinilai telah menerima sejumlah uang sebesar Rp 250 juta dari Kepala Desa Dasok Agus Mulyadi.


Dalam kasus ini, selain pemberian suap kepada  Kajari Pamekasan, Rudi Indra Prasetya, Inspektorat Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Sutjipto Utomo, diduga juga turut membantu. Tidak cukup itu, staf Inspektorat Pamekasan, Noer Shalahuddin serta Bupati Pamekasan (Non aktif), Achmad Syafii juga dinilai ikut andil.


Hal yang memberatkan atas tuntutan yang dibacakan jaksa KPK ialah karena terdakwa saat itu selaku pimpinan penegak hukum, yang mana seharusnya mendukung pemberantasan korupsi bukan justru malah meloloskan tindak pidana korupsi.


Dalam kasus suap ini, sebelumnya, pada hari Selasa (5/12/2017) jaksa KPK juga telah membacakan tuntutan kepada para terdakwa selaku pemberi suapdiantaranya, Bupati Pamekasan (Non aktif), Achmad Syafi'i dengan tuntutan pidana 4 tahun penjara.


Selanjutnya, Kepala Inspektorat Pamekasan, dengan pembacaan tuntutan 2 tahun penjara. Noer Salehhoddin, staf Inspektorat Pamekasan dengan tuntutan pidana 1 tahun 6 bulan penjara.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X