• Rabu, 8 Desember 2021

Ini Penjelasan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Terkait Persoalan APRTN Konsensi

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Ini Penjelasan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Terkait Persoalan APRTN Konsensi
Ini Penjelasan Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Terkait Persoalan APRTN Konsensi


Surabaya, koranmemo.com - Buntut persoalan warga yang tergabung dalam Aliansi Penghuni Rumah Tanah Negara (APRTN) dalam menuntut pencabutan seluruh konsensi atau pemberian hak, izin, atau tanah oleh pemerintah, perusahaan, individu, atau entitas legal lain dimiliki oleh PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Persero di wilayah Pacar Keling Kota Surabaya, pihak PT. KAI Persero Daop 8 Surabaya angkat bicara.


Manajer Humas PT KAI Persero Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Rabu (6/10/2021), mengungkapkan, terkait itu merupakan aset tanah PT. KAI Persero.


"Kami punya alasan tanah negara dipercayakan untuk dikelola menghasilkan serta dikembalikan lagi kepada negara. Tanah dan bangunan itu kan, milik negara," jelas Luqman Arif kepada koranmemo.com.


Luqman menjelaskan, semua tanah dan bangunan bukan tanah milik pribadi. Tetapi milik negara. “Terkait ganti rugi bangunan, itu kan tanah, bangunan milik negara," tandasnya.


Sebelumnya, ratusan warga tergabung dari APRTN menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Kota Surabaya, Selasa (5/10/2021), siang kemarin.


Mereka menuntut pencabutan pelaporan dilakukan PT. KAI Persero terhadap warga dianggap sebagai bentuk kriminalisasi.


Bahkan, pada dasarnya semua masyarakat menempati lahan tanah dan rumah dianggap sebagai lahan, tanah atau rumah negara yang berkonflik dengan pihak PT. KAI Persero.


"Konflik ini, sudah puluhan tahun sejak tahun 2008, sampai sekarang belum mendapat penyelesaian apapun," ungkap Koordinator Aksi APRTN Ahmad Syafi'i.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Terkini

UMP Jawa Timur 2022 Ditetapkan, Naik 1,22 Persen

Senin, 22 November 2021 | 18:45 WIB

Polrestabes Surabaya Siap Jaga Keamanan Jelang Nataru

Senin, 15 November 2021 | 21:09 WIB
X