• Selasa, 27 September 2022

Doa Setelah Adzan Bagi Yang Mendengarnya

- Rabu, 1 Desember 2021 | 10:10 WIB
Ilustrasi Doa.(Unsplash)
Ilustrasi Doa.(Unsplash)

koranmemo.com - Sebagai pertanda memasuki waktu sholat kita sudah terbiasa mendengar panggilan yang dinamakan adzan. Adzan adalah pemberitahuan bahwa waktu sholat telah tiba dengan menggunakan lafal-lafal tertentu dan cara tertentu yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Adzan merupakan panggilan tertinggi pada kaum muslimin agar segera menghadap Allah SWT dengan melakukan ibadah sholat. Dalam adzan berisi kalimat tauhid, kalimat yang menguatkan akidah bahwa tidak ada yang wajib disembah kecuali Allah SWT.

Termasuk berisi kalimat mengagungkan kebesaran Allah serta  kalimat mengajak pada kebahagiaan melalui sholat.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita semua ketika selesai mendengar adzan, kita jawab dengan doa. Doa setelah adzan ini berisi pengagungan kita pada makhluk paling mulia di muka bumi ini yakni rasulullah SAW.

Baca Juga: Hujan Turun Deras, Agar Tidak Jadi Bencana, Baca Doa Ini !

Baca Juga: Doa Ketika Bepergian, Agar Selamat Sampai Tujuan

Dengan mencintai dan mengagungkan Rasulullah SAW kita semua berharap di hari kiamat diakui sebagai umat Rasulullah SAW dan mendapatkan syafaatnya. Berikut doa setelah adzan, yang diriwayatkan dari Jabir RA:

وَعَنْ جَابِرٍ- رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُ- أَنَّ رَسُولَ اَللَّه – صلى الله عليه وسلم – قَالَ : – مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ اَلنِّدَاءَ : اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ اَلدَّعْوَةِ اَلتَّامَّةِ , وَالصَّلَاةِ اَلْقَائِمَةِ , آتِ مُحَمَّدًا اَلْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ , وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا اَلَّذِي وَعَدْتَهُ , حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ – أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ

Artinya : Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW berkata, “Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan "Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia).

Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafaatku kelak.” ( HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X