• Selasa, 9 Agustus 2022

Perang Obor, Tradisi Tolak Bala Masyarakat Jepara di Bulan Dzulhijjah

- Kamis, 30 Juni 2022 | 12:42 WIB
Pernah dengar Perang Obor? Tradisi tersebut merupakan tolak bala masyarakat Jepara di bulan Dzulhijjah.
Pernah dengar Perang Obor? Tradisi tersebut merupakan tolak bala masyarakat Jepara di bulan Dzulhijjah.

koranmemo.com - Memasuki bulan Dzulhijjah ada satu tradisi di Jepara, Jawa Tengah yang cukup menarik perhatian. Tradisi ini bernama Perang Obor.

Perang Obor dilaksanakan oleh masyarakat Jepara pada Senin Pahing di bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah setiap tahunnya.

Masyarakat Jepara percaya, tradisi Perang Obor ini untuk menolak bala, sehingga tradisi ini tetap dilestarikan sampai sekarang.

Tradisi yang cukup menarik ini juga mengundang perhatian masyarakat setempat maupun wisatawan dari luar Jepara.

Baca Juga: Update Malaysia Open 2022, Gregoria Mariska Tunjung dan Pasangan Rehan/Lisa Tumbang di Babak 16 Besar

Lalu, bagaimana kah asal-usul tradisi Perang Obor dari Jepara ini?

Melansir dari laman Intisari Online, asal-usul Perang Obor Jepara berasal dari legenda Ki Gemblong. Konon, dulu di Desa Tegalsambi, tinggal seorang pria kaya bernama Mbah Babadan, yang memiliki banyak hewan ternak berupa kerbau dan sapi.

Saking banyaknya, Mbah Babadan tidak sanggup untuk mengurus semuanya sendirian.

Setelah itu, muncul Ki Gemblong, seorang yang mampu menggembala semua hewan ternak milik Mbah Babadan. Ki Gemblong dikenal sebagai seseorang yang rajin dan tekun dalam merawat hewan ternak. Mbah Babadan pun merasa sangat cocok dengan kepribadiannya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Agar Anak Sholeh, Penting Dibaca Para Orang Tua

Senin, 8 Agustus 2022 | 08:17 WIB
X