• Kamis, 8 Desember 2022

Hati-hati ! Begini Hukum Bermain Game Online Menurut Islam, Bisa Masuk Kategori Haram

- Selasa, 6 September 2022 | 19:45 WIB
Ilustrasi, Hati-hati ! Begini Hukum Bermain Game Online Menurut Islam, Bisa Masuk Kategori Haram (Pexels/Yan Krukov)
Ilustrasi, Hati-hati ! Begini Hukum Bermain Game Online Menurut Islam, Bisa Masuk Kategori Haram (Pexels/Yan Krukov)

koranmemo.com - Kemajuan dan perkembangan teknologi informasi semakin memanjakan salah satunya game online. Game online memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan game offline sehingga bisa membuat seseorang terlena. Lantas bagaimana hukum bermain game online menurut Islam ?

Sebelum membahas hukum bermain game online harus dipahami lebih dulu bahwa game online adalah sebuah permainan yang berbasis jaringan internet, wifi, kabel optik dan lain sebagainya. Permainan ini terdiri dari banyak jenis, dari mulai permainan paling dasar dan mudah hingga paling sulit.

Namun ada juga yang memiliki unsur pendidikan, main bareng, action, teka-teki, kriminal, tontonan, hingga tuntunan untuk melakukan sesuatu. Jenis dan karakter ini turut menentukan hukum bermain game online.

Baca Juga: Kasus Santri Gontor Tewas Dianiaya, Pengasuh dan Dokter Pondok Diperiksa Polisi

Dilansir dari laman @NU Online, game online diibaratkan pada permainan secara umum, karena pada zaman dulu tidak ada software seperti sekarang, akan tetapi sudah ada aturan boleh dan tidaknya bermain.

Dalam kitab Fathul Muin IV/285 disebutkan :

واللعب بالشطرنج بكسر أوله وفتحه معجما ومهملا مكروه إن لم يكن فيه شرط مال من الجانبين أو أحدهما أو تفويت صلاة ولو بنسيان بالاشتغال به أو لعب مع معتقد تحريمه وإلا فحرام

Artinya: Bermain catur hukumnya makruh; bila tidak disertai dengan harta dari kedua pemain atau salah satunya (karena berarti judi), atau tidak sampai meninggalkan sholat meskipun dikarenakan unsur lupa, atau tidak bermain bersama orang yang berkeyakinan mengharamkan catur tersebut."

Baca Juga: Keceplosan, Luna Maya Sebut Ariel Noah Calon Suaminya

Meski begitu, dalam kitab Mausu'ah Fiqhiyyah dijelaskan beberapa acuan dan rincian sebagai berikut :

Halaman:

Editor: Ulul Hadiyin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X