• Rabu, 8 Desember 2021

Tetap Buka Saat Pandemi, Wisata Candi Dorok Terapkan Prokes Ketat

- Rabu, 20 Januari 2021 | 14:20 WIB
Tetap Buka Saat Pandemi, Wisata Candi Dorok Terapkan Prokes Ketat
Tetap Buka Saat Pandemi, Wisata Candi Dorok Terapkan Prokes Ketat

Kediri, koranmemo.com - Masa pandemi covid-19 banyak wisata yang ada di wilayah Kabupaten Kediri masih ditutup sampai batas waktu ditentukan. Namun di tempat cagar budaya Candi Dorok yang berada di Dusun Dorok Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri masih tetap buka dengan wajib menerapkan protokol kesehatan.


Diketahui Candi tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Tumidi (67) pemilik lahan sendiri. Dikatakan, setelah penemuan Candi Dorok sudah mulai viral banyak pengunjung yang penasaran untuk datang melihat maupun sekedar foto. Namun saat awal pandemi wisata Candi tersebut ditutup, tetapi untuk saat ini masih buka walaupun jika ada masyarakat datang maka harus menerapkan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.


"Sampai saat ini pengunjung masih sepi, namun kami juga sudah paham karena situasi masih seperti ini," jelas Tumidi kepada Koranmemo.com.


Menurutnya, pengunjung yang datang tidak akan dipungut biaya apapun atau gratis. Sedangkan sejak pandemi sekitar 5 hingga 10 pengunjung yang datang mulai anak-anak hingga orang dewasa. Mereka yang datang kebanyakan ingin melihat lebih jelas untuk bertanya-tanya tentang awal mula penemuan candi.


Baca Juga: PPKM, Candi Penataran dan Pantai Tambakrejo Kembali Ditutup

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi, Wali Kota Kediri Dorong Produktivitas UMKM

"Walaupun kita tutup, namun masih ada pengunjung yang datang untuk melihat dari atas," katanya.


Tumidi menambahkan, penemuan tersebut terjadi pada tahun 1996 saat akan menanam bibit pohon melinjo, namun saat menggali tanah menggunakan cangkul secara tidak sengaja bersentuhan dengan tumpukan batu.


Akhirnya saat digali terus menerus ternyata ditemukan batu bata berbentuk segi empat dengan luas lebar 5 meter dan tinggi 3 meter. Setelah melihat peristiwa dia bersama warga melaporkan ke perangkat Desa setempat dan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri.


Baca Juga: Korban Longsor Perumahan Griya Sulfat Inside Kota Malang Ditemukan di Waduk Sengguruh Kepanjen

Baca Juga: Revitalisasi Terminal Patria Kota Blitar Mulai Dikerjakan

"Setelah mendapat laporan balai pelestarian cagar budaya (BPCB) Jawa Timur mendatangi lokasi penemuan candi untuk melakukan pengecekan dan identifikasi. Berdasarkan candi diperkirakan sejak ada zaman kerajaan Kediri," tukasnya.


Reporter Rizky Rusdiyanto
Editor Achmad Saichu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Pacu Andrenalin Lintasan Klemuk Bike Park

Minggu, 5 Desember 2021 | 14:08 WIB

8 Rekomendasi Wisata Alam di Cilacap

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 11:49 WIB

Wisata Bali Bangkit di Tengah Pandemi COVID-19

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Musala Berbentuk Menara Kudus di Nganjuk

Jumat, 4 Juni 2021 | 07:00 WIB

Wisata Air Perahu Mronjo Menunggu Dikembangkan

Kamis, 25 Maret 2021 | 22:00 WIB

Wisata Bendung Gerak Waruturi Kediri Kembali Dibuka

Minggu, 21 Maret 2021 | 11:23 WIB

Water Park dan Theme Park Suncity Segera Dibuka

Minggu, 14 Maret 2021 | 16:44 WIB
X