• Rabu, 8 Desember 2021

Wisata Bendung Gerak Waruturi Kediri Kembali Dibuka

- Minggu, 21 Maret 2021 | 11:23 WIB
IMG-20210321-WA0023
IMG-20210321-WA0023

Kediri, koranmemo.com - Sempat ditutup akibat pandemi Covid-19, objek wisata Bendung Gerak Waruturi Kecamatan Gampengrejo, kembali dibuka, Minggu (21/3). Jasa Tirta sebagai pengelola menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat kepada para pengunjung untuk mencegah penyebaran virus Corona.


Koordinator Pariwisata Bendungan Waruturi, Kasmiyanto mengungkapkan, pembukaan tempat wisata Bendungan Waruturi masih sebatas uji coba. Pembukaan hanya terbatas pada akses jalan penghubung dua desa yakni Desa Jabon di Kecamatan Banyakan dengan Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo.


Pembukaan akses jalan penghubung tersebut karena saat ditutup beberapa waktu lalu, sejumlah warga terpaksa harus memutar. Warga yang ingin melintas harus memutar melalui Kelurahan Semampir atau melalui penyebrangan tambang di Kelurahan Mrican.


"Untuk saat ini kita masih cuma membuka akses jalan. Untuk spot wisata kolam renang Waru Turi hingga saat ini masih ditutup. Dikhawatirkan jika ikut dibuka maka akan menimbulkan kerumunan,” ungkap Kasmiyanto


Ditambahkan, tempat wisata ini dibuka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan pihak Jasa Tirta juga membentuk Ranger Covid, yang akan berkeliling di tempat wisata.


Petugas ini akan mengingatkan pengunjung maupun penjual yang ada di bendungan untuk tetap mematui protokol kesehatan. Jika ada pengunjung atau warga yang masuk ke bendungan dan tidak memakai masker mereka akan diminta kembali. Begitu juga ketika ada di dalam tempat wisata.


"Uji coba dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan. Jika dalam uji coba, nantinya justru menimbulkan kerumunan, maka sewaktu-waktu tempat wisata ini bisa ditutup kembali," ungkapnya.


Sementara itu, dengan dibukanya bendungan ini membuat sejumlah pedagang kuliner yang ada di tempat wisata tersebut cukup lega. Selama satu tahun ditutup para pedagang ini otomatis kehilangan mata pencaharian mereka.


Seperti yang dialami oleh Ali Maskur, salah satu pedagang. Sejak ditutup objek wisata Bendungan Waruturi, dia kehilangan penghasilannya. Padahal sebelum Covid-19, dia bisa meraih penghasilan sebesar Rp 600 ribu per hari.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Terkini

Pacu Andrenalin Lintasan Klemuk Bike Park

Minggu, 5 Desember 2021 | 14:08 WIB

8 Rekomendasi Wisata Alam di Cilacap

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 11:49 WIB

Wisata Bali Bangkit di Tengah Pandemi COVID-19

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Musala Berbentuk Menara Kudus di Nganjuk

Jumat, 4 Juni 2021 | 07:00 WIB

Wisata Air Perahu Mronjo Menunggu Dikembangkan

Kamis, 25 Maret 2021 | 22:00 WIB

Wisata Bendung Gerak Waruturi Kediri Kembali Dibuka

Minggu, 21 Maret 2021 | 11:23 WIB

Water Park dan Theme Park Suncity Segera Dibuka

Minggu, 14 Maret 2021 | 16:44 WIB
X